Labalance.id – Dalam setiap kegiatan bisnis, perusahaan tidak hanya menerima uang tunai, tetapi juga mengeluarkannya untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari pembayaran gaji karyawan, pembelian bahan baku, hingga biaya operasional sehari-hari. Agar aliran dana tercatat dengan baik, diperlukan jurnal pengeluaran kas sebagai bagian penting dari sistem akuntansi.
Artikel ini akan membahas secara detail tentang pengertian, fungsi, format, cara mencatat, hingga contoh nyata jurnal pengeluaran kas agar Anda lebih mudah memahaminya.
Daftar isi
ToggleApa Itu Jurnal Pengeluaran Kas?
Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal khusus dalam akuntansi yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang mengurangi saldo kas atau bank. Setiap kali perusahaan membayar kewajiban atau melakukan pengeluaran lainnya, maka transaksi tersebut wajib dicatat dalam jurnal ini.
Tujuan utamanya adalah untuk menjaga akurasi arus kas keluar dan memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi sebenarnya.
Fungsi Jurnal Pengeluaran Kas
Ada beberapa fungsi penting dari pengeluaran kas, antara lain:
-
Mencatat transaksi pengeluaran kas secara sistematis
Semua pengeluaran tercatat rapi sesuai urutan tanggal transaksi. -
Mengontrol arus kas keluar
Perusahaan bisa mengetahui untuk apa saja kas digunakan sehingga memudahkan pengendalian biaya. -
Mempermudah penyusunan laporan keuangan
Catatan pengeluaran kas menjadi dasar dalam penyusunan laporan laba rugi dan arus kas. -
Mengurangi risiko kecurangan atau kehilangan dana
Dengan pencatatan yang akurat, setiap pengeluaran memiliki bukti dan dapat diaudit.
Format Jurnal Pengeluaran Kas
Secara umum, format pencatatan pengeluaran kas mencakup:
Tanggal |
Nama Akun/Kredit |
Ref |
Kas/Bank (Kredit) |
Keterangan |
Debit (Akun Lawan) |
---|---|---|---|---|---|
02/08/2025 |
Kas |
101 |
Rp2.000.000 |
Pembelian perlengkapan |
Perlengkapan |
07/08/2025 |
Kas |
101 |
Rp5.000.000 |
Pembayaran gaji |
Beban Gaji |
Cara Mencatat Pengeluaran Kas
Dalam pencatatan akuntansi, ada prinsip dasar:
-
Kas/Bank selalu dikredit karena jumlah kas berkurang.
-
Akun lawan didebit, misalnya beban gaji, pembelian perlengkapan, atau utang dagang.
Contoh Kasus 1: Pembelian Tunai
Pada 2 Agustus 2025, PT Maju Jaya membeli perlengkapan kantor secara tunai Rp2.000.000.
Jurnalnya:
-
Debit Perlengkapan Rp2.000.000
-
Kredit Kas Rp2.000.000
Contoh Kasus 2: Pembayaran Utang Dagang
Pada 7 Agustus 2025, perusahaan membayar utang dagang sebesar Rp5.000.000.
Jurnalnya:
-
Debit Utang Dagang Rp5.000.000
-
Kredit Kas Rp5.000.000
Rumus atau Logika Dasar Pencatatan
Rumus sederhana dalam pencatatan jurnal pengeluaran adalah:
Kas/Bank (Kredit) = Total uang keluar untuk pembayaran beban + pembelian + pelunasan utang + biaya operasional lainnya.
Studi Kasus Penerapan
Misalkan dalam bulan Agustus 2025, sebuah toko memiliki transaksi sebagai berikut:
-
Membayar gaji karyawan Rp8.000.000
-
Membeli bahan baku tunai Rp6.000.000
-
Membayar biaya listrik dan air Rp1.500.000
Total pengeluaran kas bulan tersebut:
Rp8.000.000 + Rp6.000.000 + Rp1.500.000 = Rp15.500.000
Pencatatan di pengeluaran kas:
Tanggal |
Nama Akun/Debit |
Kas/Bank (Kredit) |
Keterangan |
Debit (Akun Lawan) |
---|---|---|---|---|
01/08/2025 |
Beban Gaji |
Rp8.000.000 |
Pembayaran gaji karyawan |
Kas |
05/08/2025 |
Persediaan Bahan Baku |
Rp6.000.000 |
Pembelian bahan baku |
Kas |
10/08/2025 |
Beban Listrik & Air |
Rp1.500.000 |
Pembayaran listrik & air |
Kas |
Perbedaan Jurnal Penerimaan Kas dan Pengeluaran Kas
Aspek |
Jurnal Penerimaan Kas |
Jurnal Pengeluaran Kas |
---|---|---|
Tujuan |
Mencatat kas masuk |
Mencatat kas keluar |
Posisi Kas |
Debit |
Kredit |
Akun Lawan |
Penjualan, Piutang, Modal |
Utang, Beban, Persediaan, Perlengkapan |
Jurnal pengeluaran kas adalah catatan penting untuk semua transaksi kas keluar yang dilakukan oleh perusahaan. Dengan pencatatan yang rapi, bisnis dapat mengendalikan arus kas, menyusun laporan keuangan yang akurat, serta meminimalisir kesalahan maupun kecurangan.
Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam menyusun pembukuan, kini tidak perlu khawatir. Percayakan pencatatan transaksi keuangan Anda kepada jasa pembukuan akuntansi profesional dari Labalance.id. Dengan bantuan tenaga ahli, bisnis Anda dapat berjalan lebih teratur dan efisien, sementara Anda bisa fokus pada pengembangan usaha.